Kala cinta menjelma, semua asa lenyap seketika
Itulah bunga cinta yang membuat terpukau disetiap
kuntumnya
Dengan kuntum yang banyak teka-teki dan menyimpan tanya
Tak heran, jika tak terhitung yang menerobos bagiannya
Ada yang menapaki dengan ketulusan
Dan ada pula dengan ke-pulus-an
Edan memang, cinta beransuransi terkisah luas beraksi
Menjadi ratu termanis di bibir dan termerdu di telinga
Edan dan edan
Manakah dia cinta yang tulus bukan berpulus
Cinta yang bertekuk lutut dan bikin mulus
Atau yang bertepuk pulus
Tak usah bingung apalagi bermuram durja
Cinta yang tulus bukanlah opsi darinya
Namun dia adalah opsi dari bisikan-Nya
Ia itulah dia, si cinta yang hakiki nan abadi
Tak bermula apa, berjalan apa bahkan berakhir apa
Apa? Ia apa yang dimiliki, apa yang ditujui bahkan apa
jua yang didapati
Atau bagaimana, siapa, dimana dan kapan
Bagaimana memiliki, bobet bahkan menikmati
Begitupula dengan siapa, dimana dan kapan
Ia begitulah sekilas cinta
Cinta yang seronok dibicarakan dan dirasa sang pecinta
No comments:
Post a Comment