Tuesday, April 21, 2026

YANG TINGGAL DI ANTARA KITA


 YANG TINGGAL DI ANTARA KITA

Zizi Althofunnisa

 

Cinta itu datang diam-diam,

lalu menetap tanpa izin

di mataku,

di cara aku menyebut namamu dalam hati.

Rindu tidak lagi perlu alasan,

ia tumbuh setiap kali

jarak pura-pura tidak ada.

Aku melihatmu

dan dunia seperti mengecil,

menyisakan kita berdua

yang saling tak berani jujur.

Kau tersenyum,

dan aku tahu

itu bukan janji,

tapi cukup untuk membuatku berharap.

Hatiku sering bertanya,

bukan tentang mencintaimu

itu sudah pasti

tapi tentang:

apakah aku juga tinggal

di dalam hatimu seperti itu?

Aku tidak menawarkan segalanya,

hanya diriku yang utuh

yang diam-diam sudah kau miliki

sejak pertama kali

aku tak bisa lagi berpaling.

Jika suatu hari kita harus berjarak,

biarlah bukan karena cinta ini lelah

melainkan karena kita tak pernah benar-benar menggenggamnya.

Dan jika aku akhirnya kehilanganmu,

mungkin yang paling sakit bukan kepergianmu

tapi kenyataan

bahwa aku pernah sedekat itu

dengan seseorang

yang tak pernah benar-benar menjadi milikku

No comments:

Post a Comment

DARAH - DARAH WANITA

YANG TINGGAL DI ANTARA KITA

  YANG TINGGAL DI ANTARA KITA Zizi Althofunnisa   Cinta itu datang diam-diam, lalu menetap tanpa izin di mataku, di cara aku men...