Tuesday, April 21, 2026

IBU, SUARA YANG TAK PERNAH PADAM

 

IBU, SUARA YANG TAK PERNAH PADAM

Zizi Althofunnisa

 

Ibu…

aku tahu letihmu tak pernah meminta nama,

ia tinggal diam di punggung waktu,

menjadi doa yang tak kau ucapkan keras-keras.

Dulu kau berkata:

“Lekaslah besar, anakku.”

bukan untuk dunia melihatku tinggi,

tapi agar hatimu punya tempat pulang.

Ibu…

segala yang orang sebut hebat dariku,

hanyalah gema dari ikhlasmu

yang tak pernah ingin dikenal.

Sabdamu sederhana,

namun langit hafal nadanya,

setiap lirihmu

tak pernah jatuh sia-sia.

Ibu…

aku tahu,

bukan harta yang kau tunggu,

bukan pula mahkota yang kau pinta.

Maka biarlah aku belajar satu hal saja,

menjadi anak yang pulang

dengan bakti,

sebelum kau benar-benar pergi.

No comments:

Post a Comment

DARAH - DARAH WANITA

YANG TINGGAL DI ANTARA KITA

  YANG TINGGAL DI ANTARA KITA Zizi Althofunnisa   Cinta itu datang diam-diam, lalu menetap tanpa izin di mataku, di cara aku men...