IBU, SUARA
YANG TAK PERNAH PADAM
Zizi Althofunnisa
Ibu…
aku tahu letihmu tak pernah meminta nama,
ia tinggal diam di punggung waktu,
menjadi doa yang tak kau ucapkan keras-keras.
Dulu kau berkata:
“Lekaslah besar, anakku.”
bukan untuk dunia melihatku tinggi,
tapi agar hatimu punya tempat pulang.
Ibu…
segala yang orang sebut hebat dariku,
hanyalah gema dari ikhlasmu
yang tak pernah ingin dikenal.
Sabdamu sederhana,
namun langit hafal nadanya,
setiap lirihmu
tak pernah jatuh sia-sia.
Ibu…
aku tahu,
bukan harta yang kau tunggu,
bukan pula mahkota yang kau pinta.
Maka biarlah aku belajar satu hal saja,
menjadi anak yang pulang
dengan bakti,
sebelum kau benar-benar pergi.
No comments:
Post a Comment